Iklan Responsive di Header

Laptop Sudah Menjadi Kesehatan Seksual Pria

Indonewspost.com - Menjalani gaya hidup ke-21 tidak akan menyeluruh tanpa gadget elektronik yang memperlihatkan betapa tidak sedikit teknologi sudah mengubah teknik kita hidup. Dengan semakin populernya komputer, tidak mencengangkan bahwa semua peneliti telah mengawali studi guna menilai potensi kerusakan, andai ada, yang sering memakai laptop dapat mengakibatkan kesehatan seksual dan kesuburan pria. Temuan teranyar oleh para berpengalaman dari Universitas Negeri New York telah mengindikasikan bahwa lelaki yang sering memakai komputer laptop tanpa disadari bisa merusak kesuburan mereka.


Komputer laptop, atau melulu laptop atau notebook, ialah komputer seluler kecil yang seringkali berjalan dengan satu baterai utama atau dari adaptor AC / DC eksternal yang dapat memenuhi daya baterai sambil pun memasok daya ke komputer tersebut sendiri. Alat kantor dan hiburan yang sangat bermanfaat ini kini sedang dikaji sampai-sampai masyarakat bisa diberi peringatan dini mengenai potensi bahaya pemakaian jangka panjang.

Para peneliti mengejar bahwa saat seorang lelaki menyeimbangkan perlengkapan tersebut di pangkuannya, tersebut meningkatkan suhu skrotum yang diketahui mempunyai efek negatif pada buatan sperma, dan dapat mengakibatkan hipertermia skrotum. Karena faedah skrotum ialah menjaga testis pada suhu yang tidak banyak lebih rendah daripada unsur tubuh lainnya, penambahan suhu skrotum bisa merusak buatan dan pertumbuhan sperma. Hipertermia skrotum sudah diidentifikasi sebagai hal risiko infertilitas pria.

Berdasarkan keterangan dari Dr. Yefim Sheynkin, ketua peneliti dari Universitas Negeri New York di Stony Brook, laptop dapat menjangkau suhu operasi internal lebih dari 70 ° C suhu yang berbahaya untuk sperma hidup.

"Mereka tidak jarang diposisikan dekat dengan skrotum, dan pun mampu menghasilkan panas lokal langsung, mereka mewajibkan pemakai guna duduk dengan pahanya berdampingan untuk menyeimbangkan mesin, yang menjebak skrotum salah satu paha," katanya.

Ada 29 lelaki sehat berusia antara 21 dan 35 yang mengemukakan diri guna menjadi unsur dari eksperimen. Perubahan suhu pada skrotum yang diakibatkan oleh pemakaian laptop dan posisi lokasi duduk yang bertolak belakang selama periode satu jam disalin dan dievaluasi. Hasil inilah diamati: Bagi menyeimbangkan laptop, seorang lelaki harus duduk dengan pahanya bersama. Dengan postur ini saja, suhu dalam skrotum naik 2.1 ° C. Ketika semua pria memakai laptop dalam posisi ini, suhu rata-rata bertambah sebesar 2,6 ° C. di sisi kiri skrotum dan 2,8 ° C. di sisi kanannya.

Para peneliti pun mengatakan bahwa tubuh perlu menjaga suhu testis yang tepat untuk buatan dan pertumbuhan sperma normal, atau apa yang dinamakan sebagai spermatogenesis, dalam istilah medis. Studi mereka belum menilai frekuensi dan waktu penyampaian panas yang tepat yang dapat menghasilkan evolusi spermatogenesis yang reversibel atau tidak bisa diubah. Tetapi riset sebelumnya yang dilaksanakan menunjukkan bahwa 1 ° C di atas garis dasar ialah gradien termal minimum yang mungkin. Berdasarkan temuan mereka, pemakaian berulang laptop di dekat wilayah panggul lelaki dapat menyebabkan kehancuran permanen dan ketidaksuburan. Remaja putra dan remaja putra dianjurkan untuk memberi batas pemakaian komputer laptop di pangkuan mereka sampai riset lebih lanjut menyerahkan informasi lebih lanjut mengenai jenis penyampaian termal ini.

Pada konferensi British Fertility Society, Dr Allan Pacey, dosen senior Andrologi di Universitas Sheffield, menuliskan bahwa telah menjadi rahasia umum bahwa penambahan suhu testis bisa memengaruhi buatan sperma. Dia menambahkan bahwa, "... cemas tentang mempunyai laptop di lutut Anda melulu satu jam dapat menambah suhu skrotum begitu signifikan." Dia memperingatkan bahwa lelaki yang memakai laptop secara tertata harus paling berhati-hati. Pekerjaan lebih lanjut dibutuhkan untuk menyaksikan apakah pemakaian laptop secara tertata merupakan hal risiko kesuburan lelaki dan kesehatan seksual pria, secara umum.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel